Setelah banjir mulai surut, banyak masyarakat mengira kondisi sudah kembali aman. Padahal, fase pasca banjir justru menjadi masa paling rawan penyebaran penyakit, terutama di wilayah yang terdampak banjir seperti Kalimantan Selatan.
Sisa lumpur, air yang tercemar, sampah, dan sanitasi yang belum pulih sempurna dapat memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak diwaspadai sejak dini.

Mengapa Penyakit Sering Muncul Pasca Banjir?
Beberapa kondisi yang sering terjadi setelah banjir antara lain:
- Air bersih tercemar lumpur dan limbah
- Lingkungan lembap dan kotor
- Banyak genangan air
- Sanitasi dan toilet belum normal
- Masyarakat mulai beraktivitas tanpa perlindungan
Kondisi tersebut menjadi media berkembangnya kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit.
Penyakit yang Sering Muncul Pasca Banjir
Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai setelah banjir:
🚨 1. Diare dan Muntaber
Disebabkan oleh konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Sangat berbahaya bagi anak-anak dan lansia karena risiko dehidrasi.
🤧 2. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Udara lembap, kelelahan, dan daya tahan tubuh menurun dapat memicu batuk, pilek, hingga demam.
🦟 3. Demam Berdarah
Genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
🧴 4. Penyakit Kulit
Gatal, infeksi jamur, dan iritasi kulit sering muncul akibat kontak dengan air kotor dan lumpur.
🧠 5. Leptospirosis
Infeksi bakteri dari air yang tercemar urine hewan (tikus), sering terjadi pasca banjir dan perlu kewaspadaan khusus.

Gejala yang Tidak Boleh Diabaikan
Segera waspada jika muncul:
- Diare atau muntah berulang
- Demam tinggi
- Batuk dan sesak napas
- Kulit gatal, luka bernanah
- Nyeri otot hebat atau mata merah
- Tubuh lemas dan tidak nafsu makan
Cara Mencegah Penyakit Pasca Banjir
Langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
- Gunakan air bersih dan matang
- Cuci tangan dengan sabun secara rutin
- Bersihkan rumah dan peralatan dengan desinfektan
- Gunakan alas kaki saat beraktivitas
- Hindari kontak langsung dengan air genangan
- Buang sampah pada tempatnya
- Segera konsumsi oralit jika diare
Pencegahan sederhana dapat menurunkan risiko penyakit secara signifikan.
Kapan Harus ke Fasilitas Kesehatan?
Segera periksa ke klinik atau dokter jika:
- Demam tidak turun
- Diare lebih dari 2–3 hari
- Anak tampak lemas
- Luka tidak sembuh atau bernanah
- Muncul gejala berat setelah kontak air banjir
Penanganan Penyakit Pasca Banjir di Esta Clinic
Esta Clinic melayani pemeriksaan dan penanganan berbagai keluhan kesehatan pasca banjir, mulai dari gangguan pencernaan, ISPA, penyakit kulit, hingga evaluasi kondisi tubuh setelah terpapar lingkungan banjir.
Kesimpulan
Pasca banjir adalah masa krusial bagi kesehatan masyarakat. Meski air telah surut, risiko penyakit masih tinggi. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih, dan segera memeriksakan diri saat muncul gejala, dampak kesehatan pasca banjir dapat dicegah.
Tetap waspada dan jaga kesehatan keluarga Anda setelah banjir.



Leave a Reply